Dokter Bola

Berita Bola Indonesia – Inilah Daftar Top Skor Sementara ISL 2013, dimana Bomber Persipura Jayapura, Boaz Solossa, masih menjadi penyerang tersubur di Indonesia Super League (ISL) musim kompetisi 2012/13. Pemain timnas Indonesia ini sudah mencetak gol sebanyak 18 kali hingga pekan ke-21.

Gol ke-18 Boaz Solossa diciptakan saat timnya mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor 3-0 di Stadion Mandala Jayapura, Papua, Senin (27/5/2013).

Kualitas Boaz masih di atas rata-rata pemain Indonesia pada umumnya. Kemampuan Boaz mendribble bola sepertinya masih sulit dicari tandingannya di negeri ini. Namun di balik semua kelebihannya itu, Boaz memiliki kekurangan. Sifat indisipliner yang sering membuatnya terlempar dari skuat Tim Nasional. Begitulah yang terjadi menjelang Piala AFF 2010 silam.

Pemain yang akrab disapa Boci ini memang penyerang haus gol. Musim 2008/09, dia mengukuhkan diri sebagai pencetak gol terbanyak di pentas Djarum ISL. Putra asli Papua itu mengepak 28 gol.

Saat membela Papua di ajang PON 2004, Boci juga tampil sebagai predator terbuas dengan torehan 10 gol. Pada musim 2009/10, PT Liga Indonesia menobatkan Boci sebagai pemain terbaik.

Dari 10 besar pencetak gol terbanyak ISL yang didominasi pemain asing, Boaz Solossa terus dibayangi oleh striker Barito Putra Coulibaly Djibril dengan 16 gol. Disusul Sergio van Dijk dan James Koko Lomell dengan 13 gol. Pemain lokal yang masuk 10 besar adalah Samsul Arif. Pemain Persela Lamongan ini sudah 11 kali mencatatkan namanya di papan skor.

Daftar Top Skor Sementara ISL 2013

  1. Boaz Salossa (Persipura) 18
  2. Coulibaly Djibril (Barito) 16
  3. Sergio van Dijk (Persib) 13
  4. James Koko Lomell (Persiram) 13
  5. Cristian Gonzales (Arema) 12
  6. Samsul Arif (Persela) 11
  7. lberto Goncalves (Arema) 11
  8. Camara Sekou (PBR) 10
  9. Lancine Kone (Persisam) 9
  10. Hilton Moreira (Persib) 9

Berita Bola Indonesia – Inilah Skuad atau Daftar Pemain Timnas Indonesia VS Belanda, pertandingan ujicoba 7 Juni 2013 mendatang di Stadion Gelora Bung Karno. Ada 21 pemain yang diumumkan oleh Badan Tim Nasional (BTN) hasil seleksi pelatih Timnas Jacksen F. Tiago. Dari 21 nama pemain yang dipanggil tersebut, empat pemain adalah pemain naturalisasi, tiga pemain dari kompetisi Indonesian Premier League dan sisanya berasal dari kompetisi Indonesia Super League.

Yang mengejutkan, dari 21 nama tersebut terdapat sosok kiper Persija Jakarta, Andritany Ardiyasa yang baru bergabung di putaran kedua. Seperti diketahui, namanya sempat absen di kompetisi Indonesia selama hampir paruh pertama kompetisi sebelum akhirnya memutuskan kembali memperkuat Persija di putaran kedua.

Berikut 21 nama pemain yang disiapkan untuk menghadapi Belanda dan dijadwalkan akan menjalani pemusatan latihan pada 03-04 Juni mendatang.

Daftar Pemain Timnas Indonesia VS Belanda
Penjaga Gawang: Kurnia Meiga (Arema Indonesia), Andritany Ardiyasa (Persija Jakarta), I Made Wirawan (Persib Bandung)

Bek: Hengki Ardiles (Semen Padang), Zulkifli Sukur (Mitra Kukar), Ricardo Salampesy (Persipura Jayapura), M. Roby (Persisam Samarinda), Victor Igbonefo (Arema), Raphael Maitimo (Mitra Kukar), Toni Sucipto (Persib), Ruben Sanadi (Persipura)

Gelandang: Imanuel Wanggai (Persipura), Hendro Siswanto (Arema), Ahmad Bustomi (Mitra Kukar), Vendri Mofu (Semen Padang), Ahmad Jupriyanto (Sriwijaya FC), Greg Nwokolo (Arema)

Striker: Boaz Sslossa (Persipura), Ian Louis Kabes (Persipura), Andik Vermansyah (Persebaya 1927), Sergio Van Dijk (Persib).

Berita Bola Indonesia – Inilah resep atau rahasia kesuksesan klub Persipura Jayapura. Klub Persipura Jayapura memastikan diri sebagai juara paruh musim kompetisi Indonesia Super League 2012-2013. Dua pemain Persipura Jayapura, Gerald Pangkali dan Ferinando Pahabol mengungkapkan, alasan mengapa klub Mutiara Hitam begitu superior dibandingkan klub-klub lain.

Gerald Pangkali mengatakan, kunci sukses Persipura Jayapura terletak pada rasa saling menghargai antarsatu pemain dengan pemain lainnya.

“Di Persipura kami saling menghargai. Adik-adik menghargai pemain senior, pemain senior membimbing adik-adik. Kami tidak mengenai orang Jawa, orang asing atau apa, sebab semua pemain sama,” katanya ditemui di Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (5/5/2013).

“Terdapat sistem kekeluargaan yang sangat erat, kami menjaga kebersamaan itu,”.

Kebersamaan para pemain Persipura terlihat pada acara pagelaran seni ‘Soul of Papua’ dalam rangka Pesta Emas 50 tahun Papua.

Di acara yang dilangsungkan di Bunderan HI itu, beberapa pemain Mutitara Hitam seperti, Gerald Pangkali, Ferinando Pahabol, dan Ruben Karel Sanadi bersama-sama dengan masyarakat Papua yang lainnya melakukan Tarian Yospan.

Menurut mantan pemain Persija Jakarta itu, saling menjaga antar pemain membuat mental bertanding para pemain Persipura terbentuk. Ini membuat Boaz Solossa dkk, tampil perkasa di laga kandang maupun tandang.

“Persipura punya mental juara yang kuat bahwa kita datang ke sini untuk menang. Selain rasa optimisme, kami juga selalu melakukan ibadah sebelum bertanding. Menyerahkan semua kepada Tuhan,” tuturnya.

Sementara itu, Ferinando Pahabol menambahkan, bahwa keberhasilan Persipura Jayapura tidak terlepas dari kehadiran pelatih Jacksen F. Tiago.

Pelatih kelahiran Brazil itu dikenal sebagai pelatih yang handal meracik strategi, selain itu dia mampu membangkitkan motivasi bertanding para pemain.

“Pengaruh Jacksen sangat besar bagi permainan kami. Saya senang kami bisa meraih gelar juara paruh musim. Ke depan kalau kami selalu meraih kemenangan maka, kami bisa menjadi juara,” ujarnya.

Berita Bola Indonesia – Persita Tangerang VS Persib Bandung 25 Mei 2013. Panpel pertandingan Persita Tangerang memilih Stadion Siliwangi di Kota Bandung untuk jadi tempat duel Persita vs Persib Bandung pada Sabtu (25/5/2013). Alasannya Stadion Mashud Wisnu Saputra di Kuningan dinilai tidak akan mampu menampung jumlah penonton.

“Kami khawatir di Kuningan jumlah bobotoh tidak tertampung karena setiap pertandingan Persib selalu banyak bobotoh,” kata Koordinator Panpel Pertandingan Persita, Firman Munajat, di Bandung, Kamis (23/5/2013).

Soal perizinan dari Polrestabes Bandung, ia menyebut tidak masalah. Bahkan sejak beberapa hari lalu, secara lisan pihak kepolisian sudah memberikan izin.

Sementara untuk tiket, panpel akan mencetak sekira 23 ribu lembar. Tiket sudah bisa dipesan sejak hari ini di Stadion Siliwangi. Mulai besok, tiket bahkan dipesan di sejumlah tempat yang biasa jadi lokasi penjualan tiket laga Persib.

“Untuk harga tiket, tidak berbeda jauh dengan tiket pertandingan Persib seperti biasa,” jelas Firman.

Panpel menetapkan harga untuk tribun VIP Rp125 ribu, samping VIP utara dan selatan Rp50 ribu, utara dan selatan Rp20 ribu, dan timur Rp30 ribu. Sementara untuk pengamanan, akan diterjunkan sekira 1.200 personel gabungan TNI dan polisi.

Dengan digelarnya duel Persita vs Persib di Stadion Siliwangi, secara tidak langsung ‘Maung Bandung’ akan jadi tuan rumah. Bobotoh dipastikan akan membirukan stadion.

Pada putaran I lalu, Persib juga pernah menjadi tim tamu di Stadion Siliwangi yaitu saat dijamu Pelita Bandung Raya (PBR) yang diakhiri dengan kemenangan Persib. Saat itu stadion dipenuhi bobotoh.

Berita Bola Indonesia – Krisis finansial yang dialami klub-klub Indonesian Premier League (IPL) menunjukkan ketidakbecusan klub dalam menggali dana secara mandiri. Sejumlah klub beralasan tidak adanya sponsor membuat mereka kesulitan membiayai kebutuhan klub musim ini.

Persibo Bojonegoro yang tak kunjung membaik sejak krisis musim lalu, gagal mencari sumber dana pasti melalui sponsorship. Padahal sebenarnya klub ini sempat memiliki daya tawar tinggi, yakni setelah menjuarai Piala Indonesia 2012 dan mendapat kesempatan tampil di AFC Cup.

Tidak adanya sponsor hingga musim kompetisi dimulai, semakin membuat posisi Laskar Angling Dharma terjepit. Sebab secara logika, berdasar pengalaman di Indonesia, kerjasama sponsorship jauh lebih sulit dilakukan ketika kompetisi sudah dimulai. Masa pra musim menjadi kesempatan terbaik mencari sponsor.

Itulah yang tidak dilakukan Persibo secara maksimal. Menggantungkan bantuan dari konsorsium, akhirnya membuat klub asal Kota Ledre ini menanggung kondisi yang memprihatinkan. Tercatat hingga kini Persibo belum bisa membayar hutang operasional klub. Bahkan gaji Pelatih Gusnul Yakin juga belum terbayar selama lima bulan.

“Kelemahan kami adalah tidak memiliki sponsor. Tanpa adanya sponsor jelas sulit untuk mencari dana secara mandiri. Sebenarnya klub ini sudah berupaya semaksimal mungkin mencari, tapi tidak berhasil mendapatkan sponsor,” ungkap CEO Persibo Lukman Wafi. Kendati begitu pihaknya tak menyerah untuk terus mencari dana.

Begitu rumitnya situasi di Persibo, bahkan manajemen yang ada sekarang rela mundur jika ada yang merasa mampu menggantikan. Seperti diungkapkan Manajer Nur Yahya, “Saya dan rekan-rekan manajemen sudah bekerja maksimal walau tanpa gaji. Kalau dianggap gagal dan diganti orang yang lebih baik, saya rela mundur.”

Persibo sendiri terhitung masih bisa mengontrak tiga pemain baru pekan ini walau masih bergelimang hutang. Namun kontrak yang diberikan bukan kontrak seperti pemain sepakbola kebanyakan, melainkan hanya ikatan kerja yang kemudian pemain dibayar rutin tiap bulan.

Situasi yang serupa juga dihadapi Arema IPL dan Persema Malang. Tidak adanya sponsor musim ini membuat operasioal klub kembang-kempis. Arema IPL bahkan belum membayar gaji pemain bulan April dan hanya bisa memberikan uang saku kepada pemain untuk pulang kampung saat libur kompetisi sebulan.

Situasi itu membuat kondisi tim Arema kurang kondusif dan berdasar informasi dari internal tim, sejumlah pemain berhasrat hengkang jika terlalu lama tidak mendapatkan gaji. Manajer Arema IPL Harrys Fambudi akhirnya buka suara dan mengakui Arema IPL belum memiliki dana untuk membayar gaji pemain.

“Kami tengah mendekati sejumlah sponsor dan kalau nanti sudah deal, gaji akan kami bayar. Sponsor yang ada selama ini belum cukup untuk menanggung operasional pemain. Manajemen tidak menyerah untuk terus mencari sponsor dan optimistis akan mendapatkannya,” ucap Harrys.

Tidak adanya sponsor memang menjadi momok klasik bagi klub-klub IPL. Seperti Persibo, Arema IPL, maupun Persema, dianggap tidak menjual untuk investasi sponsorship. Sejak musim lalu mereka adalan tim yang tidak kreatif mencari asponsor. Tinggal menunggu dana tanpa harus mengeluarkan keringat mencarinya.

Bencana krisis pun tak bisa terelakkan, karena Persema dan Persibo tidak lagi mendapatkan asupan dari konsorsium. Sedangkan Arema IPL juga telah ditinggalkan Ancora yang mengundurkan diri sebelum IPL dimulai. Harrys berkilah problem sponsor juga dipicu mepetnya persiapan tim.

“Tim Arema IPL mendapatkan kepastian ikut kompetisi hanya beberapa hari sebelum kompetisi dimulai. Kami tidak memiliki banyak persiapan dan kesempatan untuk mencari sponsor di masa pra musim. Itulah salah satu aspek yang menyebabkan kami sulit mendanai tim,” tandas Harrys Fambudi.