Berita Bola Indonesia – Inilah Profil Mitra Kukar ISL 2014! Meraih peringkat ketiga pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2012/13, membuat Mitra Kukar bersiap lebih serius jelang ISL 2014 agar tetap masuk dalam jajaran tim papan atas kompetisi kasta tertinggi di Indonesia ini.

Persiapan mereka diawali dengan berguru ke Spanyol, Desember 2013. Banyak pelajaran yang mereka petik dengan melawan klub-klub Spanyol seperti Atletico Madrid, Villareal CF, Espanyol B, serta Barcelona B. Dari segi hasil, memang Raphael Maitimo dan kawan-kawan kerap dibantai dengan skor telak oleh lawan-lawannya itu. Namun demikian peningkatan dari segi mental bermain dialami oleh para penggawa tim Naga Mekes.

Hasilnya pun terlihat saat tim yang dilatih Stefan Hansson ini terjun dalam turnamen Inter Island Cup (IIC) 2014. Mereka mampu menembus babak delapan besar IIC 2014. Sayang, pada laga terakhir babak delapan besar Mitra Kukar harus mengakui keunggulan Persiram Raja Ampat, skor tipis 0-1.

Di samping itu, Hansson juga sudah menemukan komposisi pemain yang pas dalam skuatnya setelah ditinggal beberapa pemain bintang seperti Hamka Hamzah, Ahmad Bustomi, serta Arif Suyono.

Mereka pun siap melakoni laga perdana melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, 1 Februari nanti. Setelah IIC, Mitra Kukar memilih tetap menggelar pelatnas di Solo sebelum bertolak ke Surabaya. “Kalau kembali ke Tenggarong dikhawatirkan persiapan tim akan terganggu. Jadi kami fokuskan untuk memantapkan persiapan di Solo,” ujar Nor Alam, asisten manajer Mitra Kukar.

Berita Bola Indonesia – Inilah Profil PSM Makassar ISL 2014! PSM Makassar merasa diuntungkan dengan format kompetisi dua wilayah Indonesia Super League (ISL) 2014. Pasalnya, dengan format ini, PSM memperkirakan lebih mudah untuk mewujudkan target lolos ke babak delapan besar.

Berdasarkan pembagian wilayah yang telah ditetapkan PT Liga Indonesia–operator ISL–PSM berada di wilayah timur. Tim berjulukan Juku Eja ini tergabung dengan beberapa tim kuat seperti juara bertahan Persipura Jayapura, Persebaya Surabaya, serta Mitra Kukar.

“Secara materi, untuk wilayah timur Persebaya dan Persipura favorit lolos dari grup ini. Sedangkan tim lain cukup berimbang dan kami berusaha semaksimal mungkin untuk lolos ke delapan besar. Itu target minimal kami,” ucap Andi Darussalam Tabusala, Direktur Olahraga PSM.

Untuk mewujudkan target tersebut, manajemen PSM mencoba merekrut para pemain berkualitas. Mereka mengombinasikan antara pemain berpengalaman dengan pemain muda potensial.

Sebut saja Ponaryo Astaman, Syamsul Chaeruddin, Roman Chmelo, ataupun Robertino Pugliara berhasil direkrut manajemen guna mewujudkan ambisi PSM agar lebih berprestasi lagi di musim ini. Kemudian, ditambah pemain muda yang sudah mempunyai jam terbang cukup tinggi seperti Rasyid Assyahid Bakri, Kurniawan Karman, M.Rahmat dan Abdul Rahman. Rasyid dan Kurniawan adalah pilar timnas U-22 pada Pra Piala Asia U-22 di Riau, 2012 lalu. Bahkan, Rasyid dan M. Rahmat masuk dalam skuat Piala AFF 2012.

Kombinasi itu diracik oleh pelatih asal Jerman Jorg Peter Steinebrunner. Sementara itu, Steinebrunner masih memerlukan pemain depan dengan naluri gol yang tajam. Ini yang menjadi salah satu evaluasi mantan pelatih Deltras Sidoarjo itu, berdasarkan hasil dua turnamen pra musim yang diikuti Syamsul Chaeruddin dan kawan-kawan.

PSM memang masih mempunyai dua slot kosong untuk pemain asing. Rencananya, PSM akan kedatangan dua striker asing yang belum pernah sama sekali merumput di Indonesia. Satu pemain berasal dari Australia dan satu lagi berasal dari Pantai Gading.

Di samping itu, lini belakang juga masih dinilai bermasalah. Perjuangan PSM di kancah ISL akan dimulai pada 2 Februari, saat menjamu Putra Samarinda. PSM pun masih belum bisa bermain di Makassar, dan sementara akan bermarkas di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Berita Bola Indonesia – Inilah Profil Persik Kediri ISL 2014! Persik Kediri menjadi salah satu tim promosi yang tampil mengejutkan di ajang Inter Island Cup 2014. Ya, datang dengan predikat peringkat ketiga Divisi Utama 2013 PT Liga Indonesia, serta persiapan yang minim. Persik mampu mematahkan kemapanan yang dimiliki Persebaya Surabaya dan berhasil melaju ke babak delapan besar IIC 2014.

Ini menjadi modal berharga untuk kembali berkiprah dalam kompetisi kasta tertinggi Indonesia Super League (ISL) 2014. Sebelumnya, Persik memiliki kenangan manis saat kompetisi tertinggi masih bernama Divisi Utama pada 2003 dan 2006. Ketika itu, tim Macan Putih berhasil mengecap manisnya gelar juara.

Namun demikian, lain dulu dan lain sekarang. Tim yang bermarkas di stadion Brawijaya ini tidak lagi diperkuat nama-nama beken sekaliber Mekan Nasyrov, Ronald Fagundez, Patricio Morales, Danilo Fernando, serta Cristian Gonzales. Persik kini dihuni bakat-bakat asli pulau Jawa seperti Rendy Irawan, Faris Aditama, Jefri Dwi Hadi, serta striker berpengalaman Dicky Firasat.

Gaya bermain Persik di bawah kepelatihan Aris Budi Sulistyo pun tergolong menghibur. Mereka merupakan salah satu tim yang mulai bermain umpan-umpan pendek dengan jarak antarpemain yang saling berdekatan. Namun kelemahan terletak pada komposisi gelandang yang mereka miliki.

Tamsil S dan Rendy Irawan keduanya diberi kebebasan untuk menjelajah lapangan saat menyerang, sehingga filter serangan lawan tidak dimiliki tim racikan Aris ini. Hasilnya, Michael Ndubuisi kerap kerepotan karena tidak memiliki tameng di tengah.

Persiapan yang minim serta belum jelasnya skuat, bisa jadi memperlambat performa puncak mereka di ajang ISL nanti. “Tim kami belum bisa memastikan kontrak, pemain asing baru punya satu yakni Ndubuisi. Kami sangat butuh striker asing, tapi belum terlihat siapa yang pantas,” papar Aris.

Berita Bola Indonesia – Inilah Profil Persegres Gresik United ISL 2014! Menatap Indonesia Super League (ISL) musim ini, Gresik United melakukan cuci gudang besar-besaran. Hanya sekitar 30 persen muka lama yang dipertahankan, sementara sisanya dihuni oleh wajah baru yang didatangkan dari sejumlah klub.

Dari deretan legiun asing musim sebelumnya, hanya gelandang asal Jepang Matsunaga Shohei yang dipertahankan. Sementara Sasa Zecevic dan Aldo Barreto, kontraknya tidak diperpanjang. Sebagai gantinya, manajemen Laskar Joko Samudro memilih mendatangkan Pape Latyr N’diaye (mantan striker Persidafon Dafonsoro) dan Otavio Dutra (stopper yang musim lalu membela Persipura Jayapura).

Sementara dari materi pemain lokal, tak ada lagi nama Erol FX Iba, Siswanto, Ambrizal, Ahmad Sembiring Usman, Wismoyo Yudistio, Sultan Samma, maupun Rizky Novriansyah dalam skuad. Bahkan, ikon tim sekelas Agus Indra Kurniawan, juga tak lagi ‘diperkenankan’ masuk dalam skuat.

Menggandeng Agus Yuwono sebagai pelatih kepala, manajemen Gresik United lantas menggaet trio Persela Lamongan, Jimmy Suparno, Fajar Handika, serta Dedi Indra. Ditambah beberapa pemain lain seperti, Mahyadi Panggabean, Aries Tuansyah, Handi Ramdhan, Sukasto Effendi, dan Elthon Maran. Sedangkan penyerang Reza Mustofa, didapatkan dengan status pinjaman dari Arema Cronus.

Sederet muka lama yang dipertahankan adalah, Hery Prasetyo dan M Sandy Firmansyah, di sektor penjaga gawang. David Faristian dan Lan Bastian, pada posisi bertahan. Juga Khabib Syukron plus Kacung Khoirul Munif, di barisan gelandang.

“Hal ini sengaja kami lakukan, sebagai penyegaran dan untuk kebutuhan tim. Dana memang menjadi kendala bagi setiap tim, termasuk kami. Makanya, agar Gresik United tetap eksis untuk memburu prestasi di musim depan, tentunya harus bisa menggunakan dana yang diperoleh manajemen secara baik. Sebab mencari dana untuk sepakbola bukanlah perkara mudah,” papar Asroin Widiana, CEO Gresik United.

Berita Bola Indonesia – Inilah Profil Persijap Jepara ISL 2014! Persijap Jepara harus mengawali persiapan untuk kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014, dengan status klub yang masih menunggak gaji pemain mereka yang mencapai Rp1,8 miliar.

Namun secara perlahan utang itu bisa dilunasi oleh manajemen Persijap. Kini, tim berjulukan Laskar Kalinyamat itu mulai berbenah kembali. Dengan anggaran yang terbatas, Persijap akhirnya merekrut para pemain muda lokal potensial untuk memperkuat tim di kompetisi kasta tertinggi di Indonesia.

Pelatih Persijap, Raja Isa, menuturkan pada ISL nanti timnya mengusung tiga target. Pertama, mereka tak ingin terdegradasi. Kedua, ingin menjadi tim yang bisa membuat kejutan pada setiap laga tandang. “Yang terakhir, kami ingin meningkatkan kepercayaan diri pemain dan memaksimalkan setiap laga kandang,” ucap Raja Isa.

Lebih lanjut, pelatih asal Malaysia ini menambahkan dirinya sudah tidak memiliki masalah dalam kerangka tim. Rencananya, tim yang pada musim lalu berkiprah di Indonesian Premier League (IPL) ini ingin merekrut 25 pemain untuk ISL 2014.

“Kami hanya memakai tiga pemain asing. Saat ini, kami masih mencari pemain di posisi play-maker asing dan lokal. Kemudian satu striker lagi,” ujar pelatih kelahiran 1 Februari 1966 ini.

Salah satu play-maker asing yang sedang didekati oleh Persijap adalah pemain asal Brasil, Danilo Fernando. Sementara dua pemain asing yang sudah menandatangani kontrak adalah Evaldo Silva da Assis (Brasil) dan Cristian Lenglolo (Brasil).

Seperti diketahui, berdasarkan hasil pembagian wilayah yang dilakukan PT Liga Indonesia, Persijap tergabung di wilayah barat. Pada laga perdana, Persijap akan bertandang ke kandang Arema Cronus, 3 Februari nanti.