Bek Tengah Yang Akan Di Beli Chelsea Pada Musim Panas 2020

Bek Tengah Yang Akan Di Beli Chelsea , Chelsea memperlihatkan perform menjanjikan semenjak diatasi Frank Lampard. Walau ditempati beberapa pemain muda, The Blues tampil bersaing serta tempati rangking keempat klassemen sesaat Premier League.

Peluang Chelsea maju ke Liga Champions musim depan terbuka lebar. Ketentuannya, mereka harus dapat jaga keunggulan atas beberapa lawannya, khususnya Manchester United. Sekarang ini, Chelsea cuma menang tiga point atas Setan Merah. Chelsea sekarang tampil dengan tempo bertambah cepat serta pendekatan yang semakin langsung. Style bermain itu mengundang perhatian beberapa pencinta sepak bola.

Youngster The Blues memperlihatkan hasrat besar untuk mendulang keberhasilan di level atas. Walau nampak menjanjikan, Chelsea masih memperlihatkan lubang besar. Pada musim pertama di bawah bimbingan Lampard, Chelsea kecolongan semakin banyak dibandingkan tim tim besar yang lain. Sampai minggu ke 29, The Blues telah kecolongan 39 kali.

Salah satunya titik loyo Chelsea ialah di tempat bek tengah. Stock pemain yang terdiri dari Antonio Rudiger, Andreas Christensen, Fikayo Tomori, serta Kurt Zouma, dipandang kurang mencukupi untuk berkompetisi pada pacuan juara Premier League. Frank Lampard tidak punyai pilihan kecuali cari bek tengah baru pada bursa transfer musim panas 2020. Di bawah ini lima bek tengah yang dapat jadi pilihan buat Chelsea.

Samuel Umtiti

Samuel Umtiti

Samuel Umtiti kurang mendapatkan tempat di Barcelona semenjak bangku pelatih dihuni Quique Setien. Dia cuma jadi pilihan ketiga sesudah Ronald Araujo de Silva serta Clement Lenglet. Samuel Umtiti cuma dimainkan dalam 11 laga La Liga musim ini. Setien semakin senang menduetkan Gerard Pique dengan pemain muda, Ronald Araujo. Situasi itu menggerus keyakinan diri Umtiti.

Cari club baru dapat jadi jalan keluar yang pas buat Samuel Umtiti untuk kembalikan keyakinan dianya dan mendapatkan menit bermain semakin banyak. Pemain Prancis itu diketahui untuk bek yang kokoh, punyai gerakan tanpa ada bola yang cepat, serta dapat dihandalkan di kotak penalti. Menggandeng Umtiti dapat jadi satu pedoman dengan penambahan relevan untuk baris belakang Chelsea.

Gabriel Magalhaes

Gabriel Magalhaes

Gabriel Magalhaes jadi profil penting buat Lille musim ini. Dia dapat dipandang penuhi persyaratan untuk bek tengah kekinian. Magalhaes diberitakan dilirik oleh Arsenal serta Chelsea. Ia cerdas dalam membaca permainan, dan kekuatan perebutan bola yang mengagumkan. Statistik Magalhaes mengagumkan. Dia mencatat hampir satu block per pertandingan, dan 1,7 tekel serta 3,3 clearances per pertandingan.

Nathan Ake

Nathan Ake

Pilihan lain pemain yang dapat digaet Chelsea untuk isi tempat bek tengah ialah pemain Bornemouth, Nathan Ake. Ia bukan figur yang asing untuk fans The Blues. Ake adalah lulusan akademi sepak bola Chelsea serta sempat main di team senior pada 2015-2017, walau habiskan saatnya dengan dipinjami ke club lain.

Kehadiran Ake ke Stamford Bridge dapat meneruskan chemistry di antara beberapa pemain muda di club. Dia jadi pilihan teraman buat Frank Lampard, tidak cuma menjadi sebab kekuatannya dan juga adaptasinya. Disamping itu, Ake dapat juga bermain untuk bek kiri hingga akan jadi nilai lebih kekuatannya.

Kalidou Koulibaly

Kalidou Koulibaly

Pengalaman pemain Napoli, Kalidou Koulibaly, dipercaya akan berguna buat Chelsea. Dia dapat menuntun beberapa pemain Chelsea yang sebagian besar masih terbilang muda. Kalidou Koulibaly dipercaya bisa menyesuaikan dengan Premier League. Semasa tahun tahun ini, kekuatan si pemain sering disamakan dengan Virgil van Dijk serta Raphael Varane. Pemain berumur 29 tahun itu figur yang susah ditembus di baris belakang, serta kuat dalam soal menekel, beradu dengan musuh atau bola bola atas.

Lewis Dunk

Lewis Dunk

Chelsea memang pada awalnya akab sempat dihubungkan dengan Lewis Dunk. Akan tetapi kapten Brighton and Hove Albion itu diketahui setia dengan timnya. Akhirnya, isu itu tidak menjadi sebuah fakta. Dunk diketahui untuk bek yang kuat. Banyak faksi meramalkan dia selekasnya cari rintangan semakin besar dengan masuk ke club raksasa. Peluang itu dapat disambar untuk Chelsea. Tetapi, Brighton tidak akan melepas Dunk dengan harga yang terjangkau saja. Ia pastinya akan dibandrol sejumlah 50 juta pounds.

Baca Juga : Pemain Yang Terancam Di Buang Manchester United

Berita Bola Indonesia – Inilah Profil Persipura Jayapura ISL 2014! Tugas berat bakal dijalani para penggawa Persipura Jayapura pada Indonesia Super League (ISL) 2014, lantaran status mereka sebagai juara bertahan. Apalagi berkaca dari hasil turnamen Inter Island Cup (IIC) 2014, membuat banyak pihak meragukan mereka bisa mengulang sukses seperti musim sebelumnya.

Belum lagi, para pemain bintang yang ikut mengantarkan tim Mutiara Hitam juara memilih hengkang ke klub lain pada musim 2014. Sebut saja Patrich Wanggai, Zah Rahan Kranggar, Otavio Dutra, Ortizan Solossa, hingga Ricardo Salampessy. Ortizan sendiri sebenarnya masih ingin membela Persipura, namun dia mengakui pelatih dan manajeman sudah berkomunikasi bahwa dia tak masuk dalam kerangka tim juara empat kali Liga Indonesia itu pada ISL 2014. Sehingga harus mencari klub baru untuk musim ini.

Di samping itu, konsentrasi Persipura juga harus terbelah lantaran juga akan mengikuti kompetisi Piala AFC 2014. Tak pelak, hal itu membuat manajemen Persipura melakukan perburuan pemain anyar untuk mengisi pos yang ditinggalkan beberapa pemain andalan mereka itu.

Namun dalam perburuan itu ada yang menjadi prioritas tim yang dilatih Jacksen F. Tiago ini. Ya, mereka lebih mengutamakan untuk merekrut para pemain lokal asli Papua yang sudah malang-melintang di beberapa klub Indonesia. Di antaranya, Titus Bonai, Dominggus Fakdawer, Andri Ibo, Izaac Wanggai, Jaelani Arey Sibi, serta beberapa pemain lokal dari Persipura U-21 seperti M. Taher, Yudi Mambrasar, dan Eneko Pahabol. Ditambah, satu legiun asing Eddie Foday Boakay.

Bisa dibilang, komposisi skuat Persipura untuk ISL nanti adalah 80 persen pemain lama dan 20 persen pemain baru. “Sebenarnya kekuatan kami dengan musim lalu tak banyak berubah. Masalah kami hanya bagaimana membuat pemain baru cepat beradaptasi secara sempurna dengan pemain lama,” kata Benhur Tomi Mano, Ketua Umum Persipura.

Berita Bola Indonesia – Profil Arema Indonesia Cronus ISL 2014! Mengakhiri musim kompetisi Indonesian Super League (ISL) 2013 di posisi runner-up tidak lantas membuat  Arema Cronus berpuas diri. Menyambut musim kompetisi ISL 2014, klub yang didirikan pada 11 Agustus 1987 ini bertekad kembali membawa gelar juara ke Malang. Untuk mewujudkan keinginan tersebut Arema telah mempersiapkan tim dengan baik.

Di antaranya dengan kembali menghadirkan beberapa pilar yang turut serta membawa Arema juara pada ISL 2009/10, yakni Ahmad Bustomi dan Juan Revi Auriqto. Kehadiran mereka berdua melengkapi nama-nama seperti Benny Wahyudi, Purwaka Yudhi, Ahmad Kurniawan, Sunarto, Dendi Santoso, serta Kurnia Meiga yang juga turut serta memberi gelar juara bagi Arema kala itu. Dengan kahadiran mereka saat ini, boleh dibilang Arema kini memiliki bekal pemain bermental juara.

Kehadiran skuat juara tersebut semakin lengkap dengan kehadiran pemain lain yang juga pernah merasakan gelar juara bersama timnya terdahulu. Di lini pertahanan ada pemain naturalisasi asal Kamerun, Victor Iqbonefo yang pernah mengantar Persipura juara pada 2010/11, Thierry Gathuessy yang juga pernah juara bersama Sriwijaya FC pada musim 2011/12. Untuk urusan juru gedor di sana bercokol nama Cristian Gonzales yang pernah meraih juara bersama Persik Kediri. Tandemnya di lini depan pun tak kalah garang, yakni Alberto “Beto” Goncalves yang juga pernah juara bersama Persipura.

Berdasarkan evaluasi musim lalu, salah satu faktor yang menyebabkan kegagalan Arema juara adalah nihilnya play-maker jempolan di klub yang bermarkas di Stadion Kanjuruhan tersebut. Oleh karena itu, manajemen bergerak cepat dengan mengamankan servis Gustavo Lopez. Kehadiran pamain asal Argentina ini diharapkan mampu memberikan suplai umpan-umpan matang bagi para pemain depan Singo Edan.

Komposisi para pemain itu mampu diracik dengan baik oleh Suharno. Setidaknya, itu terbukti pada empat turnamen pra-musim yang telah mereka ikuti, yakni Piala Menpora 2013, Piala Gubernur Jatim 2013, Trofeo Persija 2013, serta Inter Island Cup 2014 (IIC). Dari keempat turnamen itu, tiga gelar juara sudah digenggam. Sedangkan untuk IIC 2014, Arema sudah memastikan tempat di partai final dan akan melawan Persib Bandung.

“Target kami adalah juara ISL, namun kami juga akan berusaha meraih semua gelar di laga pra musim,” ujar Sudarmaji, media officer Arema.

Selain menargetkan juara kompetisi ISL, Arema juga mematok target tinggi di Piala AFC 2014. Rudi Widodo selaku Manajer tim mematok target masuk final. “Kami sudah mempersiapkan tim dengan baik, kami menergetkan Arema akan masuk final AFC Cup,” tutur Ruddy Widodo, manajer Arema.

Berita Bola Indonesia – Inilah Profil Persib Bandung ISL 2014! Persib Bandung bersiap menatap musim  Indonesia Super League (ISL) 2014 dengan satu harapan: Juara! Wajar saja jika manajemen Persib selalu menargetkan pencapaian paling tinggi tiap musimnya, karena tekanan sangat besar diberikan oleh Bobotoh yang sudah 20 tahun lamanya menunggu ingin melihat Persib kembali membawa Piala ke tanah Pasundan.

Nama-nama beken seperti M Taufiq, Ahmad Jufrianto, Abdul Rahman, dan Makan Konate pun mereka datangkan untuk bisa memenuhi dahaga gelar para Bobotoh tersebut.  Dan seiring dengan banyaknya laga uji coba yang digelar oleh Maung Bandung, performa tim pun terus mengalami peningkatan menjelang ISL 2014. Permainan yang diperagakan oleh para pemain pun sepertinya sudah sesuai harapan dari pelatih Djajang Nurjaman, terutama dalam sentuhan akhir.

Meski pada masa persiapan tim Persib ditinggal oleh Sergio van Dijk yang berhasil mencetak 21 gol musim lalu, namun tim kebanggaan masyarakat Jawa Barat itu berhasil mendatangkan tiga penyerang sekaligus.  Dua pemain yang pulang kampung yaitu Tantan dan Ferdinand Sinaga, serta Djibril Coulibaly yang diharapkan akan mampu menambah daya gedor lini depan Persib. Namun belum memulai kompetisi, Coulibaly sudah didepak oleh manajemen karena mengalami cedera metatarsal. Sebagai gantinya, Persib mendatangkan Fortune Udo yang sempat membela Persikab Kabupaten Bandung dan Persiba Bantul.

Sayang, performa yang kurang apik di ajang Inter Island Cup (IIC) 2014 membuat kontrak pemain asal Nigeria itu dibatalkan oleh Persib. Menurut  manajer Persib, Umuh Muchtar, pihaknya ingin melihat kemampuan Udo di turnamen pramusim ini. Namun performanya tidak sesuai dengan harapan.

Hanya memiliki 20 pemain, Persib tetap berjuang di ajang IIC 2014 dengan jadwal yang super padat. Imbasnya, banyak para pemain yang mengalami cedera dan sakit. Namun hal itu tidak menghalangi mereka untuk tetap bermain impresif yang pada akhirnya mendapatkan tiket lolos ke partai puncak menghadapi Arema Cronus. Sayang, partai final turnamen itu mengalami penundaan dalam batas waktu yang belum ditetapkan.

Berbicara soal kompetisi ISL musim ini yang menerapkan format dua wilayah, Persib yang tergabung di wilayah barat berharap bisa mengulangi memori manis ketika berhasil menggondol juara ke tanah Pasundan saat menjuarai Liga Indonesia 1994/95. Saat itu, pertama kalinya kompetisi peleburan antara Galatama dan Perserikatan. Seperti diketahui, pada ISL musim ini juga merupakan unifikasi antara ISL dengan kompetisi Indonesian Premier League (IPL). Formatnya pun menggunakan dua wilayah.

Sementara itu, Umuh mengatakan Maung Bandung harus mampu menghadapi siapa pun calon lawannya nanti. “Soal lawan, mau berat atau ringan kita harus siap menghadapi siapa pun. Yang penting pemain harus siap tempur. Punya hati untuk Persib serta memiliki mental juara,” tegas pria yang khas dengan kumis tebalnya itu.

Berita Bola Indonesia – Inilah Profil Sriwijaya FC Palembang ISL 2014! Perombakan tim secara besar-besaran yang dilakukan manajemen Sriwijaya FC (SFC) terhadap pemain musim lalu, tak membuat Laskar Wong Kito menghilangkan tradisi sebagai klub yang mengusung target juara setiap tahun. Ya, bermaterikan pemain muda dan senior yang telah terbentuk sejak 1 Desember 2013, tim yang dilatih Subangkit ini tak merasa gentar untuk bersaing dalam memburu trofi juara Indonesia Super League (ISL) 2014.

Menilik skuat musim ini, hanya M. Sobran dan Rizki Dwi Ramdhan pemain musim lalu yang masih bertahan. Bahkan, untuk level manajemen dan pelatih juga mengalami perombakan besar-besaran. Namun begitu, persiapan tim yang sudah digelar sejak tiga bulan lalu dinilai cukup untuk mengarungi ketatnya persaingan di ISL nanti.

“Tim ini 98 persen tim baru, yang diperkuat oleh pemain muda dan pemain senior. Kita punya tradisi menjadi juara setiap tahunnya. Alhamdulillah sekarang komunikasi antarpemain sudah terlihat  kompak, dan pemain hampir dikatakan komplet. Kita hanya tinggal mencari satu pemain asing Asia lagi untuk mengganti Diogo,” kata Robert Heri, manajer SFC.

SFC pun semakin optimistis dengan format kompetisi dua wilayah. Meski mereka menyadari peluang untuk melaju ke final ISL akan sulit, karena klub-klub papan atas musim lalu banyak berada di wilayah barat. Namun begitu, Robert mengakui tetap yakin timnya bisa bersaing untuk mencapai target juara.

“Tim musim ini lebih baik dari musim lalu, tinggal kerja sama saja yang harus terus diasah karena kita tim baru. Mudah-mudahan ke depan SFC kembali pada masa kejayaannya merebut trofi ISL,” papar Robert.