Berita Bola Indonesia – Prediksi pertandingan antara Persela Lamongan VS Persiram, ISL 2014. Persela Lamongan masih dalam bayang-bayang cedera pemain jelang laga versus Persiram Raja Ampat di Stadion Surajaya, Lamongan, Selasa (15/4) sore. Sejumlah pemain diragukan bisa tampil dalam pertandingan tersebut, yakni Suroso, Catur Pamungkas dan Addison Alves.

Khusus Addison kemungkinan bisa dipaksakan bermain karena kondisinya sudah lebih baik dibanding Suroso dan Catur. Staf pelatih Persela pun harus memutar otak jika kekuatan benar-benar berkurang dalam pertandingan kandang keempat musim ini.

Laskar Joko Tingkir, demikian Persela disebut, memiliki ambisi besar untuk mendominasi pertandingan. Ini sangat dimaklumi karena musim ini Perdela sangat menjanjikan ketika bermain di kandang, yakni mencatat rekor sempurna alias selalu menang.

Profuktivitas anak-anak Lamongan juga memuaskan, selalu mencetak tiga gol di Surajaya. “Kami tetap akan menampilkan permainan atraktif dan agresif. Karakter Persela harus dipertahankan, sekaligus semangat bertanding. Ini pertandingan yang harus dimenangkan,” ungkap Pelatih Persela Eduard Tjong.

Soal kemungkinan pincang karena persoalan cedera, Eduard baru bisa membuat kesimpulan jelang pertandingan nanti. Dia hanya menegaskan tak akan mengambil risiko besar jika pemain belum pulih benar. Itu artinya terbuka kemungkinan akan terjadi perubahan komposisi tim.

Posisi Suroso di centre back bisa diambilalih Dodok Anang yang sering beroperasi di sisi kiri. Posisi Dodok sebagai full back bisa diperankan Eky Taufik. Sedangkan jika Catur Pamungkas absen, maka ada Danu Rosade yang bisa menggantikan tugas di lapangan tengah menemani Serdjan Lopicic.

Dari situ terlihat betapa ruginya Persela seandainya tidak bisa bermain full team. Catur adalah tandem paling cocok bagi Lopicic sejauh ini. Adakah kemungkinan berubah formasi? Eduard mengiyakan. “Kalau memang mengharuskan begitu, kami akan melakukan perubahan,” lanjutnya.

Sebelumnya Persela menyiapkan formasi 4-2-3-1, setelah selama ini mapan dengan pola klasik 4-4-2. Jika mengubah formasi menjadi 4-2-3-1, maka dua gelandang bertahan kemungkinan di tempati Danu Rosade dan Jusmadi. Masih ada pula pemain muda Radikal Idealis.

Di depannya berdiri tiga gelandang serang, bisa ditempati Zaenal Arifin, Serdjan Lopicic dan Arif Ariyanto. Ketiga pemain itu cukup agresif dan sejauh ini mencatat permainan yang progresif di Persela. Di lini depan ada Addison Alves atau Bijahil Chalwa.

Risiko terbesar rekayasa tersebut adalah organisasi tim. Bisa dimaklumi karena hampir di setiap pertandingan mereka terbiasa dengan formasi 4-4-2. Tapi bukan tidak mungkin Laskar Joko Tingkir tak mau terlalu mengambil risiko dan tetap mempertahankan formasi idealnya.

Di kubu tamu, Persiram Raja Ampat was-was dengan produktivitas Persela di pertandingan kandang. Pelatih Persiram Gomes de Oliviera menyebut tuan rumah harus dihadapi dengan permainan rapat dan disiplin tinggi, terutama menghadapi lini kedua milik Persela.

“Persela bagus di lini kedua karena selama ini mayoritas gol diciptakan dari sana. Ada pentingnya kami memenangkan lini tengah dan menghambat umpan atau pergerakan ke depan. Ini akan menjadi pertandingan sulit,” urai Gomes yang musim lalu dicopot dari posisi pelatih Persela.

Walau begitu pihaknya tetap yakin bisa meredam ambisi tuan rumah dan mendapatkan minimal satu angka dari Surajaya. “Saya ingin Persiram menghentikan rekor bagus Persela di kandangnya. Tim sudah sangat siap dari berbagai sisi,” tandas Gomes.

Prakiraan Pemain
Persela Lamongan (4-2-3-1): Khoirul Huda (gk), Taufik Kasrun, Roman Golian, Dodok Anang, Eky Taufik; Danu Rosade, Jusmadi; Zaenal Arifin, Serdjan Lopicic, Arif Ariyanto; Addison Alves.

Persiram Raja Ampat (4-3-3): Marcell (gk), E Padwa, Leonard, Kubay Q, Elvis; Simunapendi, Ortizan S, Kabiay, Banggo, Mbida Messi; Osas Saha.

Berita Bola Indonesia – Piala AFC 2014 Persipura Jayapura VS Churchill Brothers 25 Februari 2014! Persipura Jayapura akan melakoni laga perdana mereka di grup E Piala AFC 2014 saat menjamu wakil India, Churchill Brothers di stadion Mandala, Jayapura, Selasa (25/2). Persiapan pun telah dilakukan tim Mutiara Hitam.

Pada laga ini, skuat yang dilatih Jacksen F Tiago tersebut menargetkan bisa meraih poin penuh. Sayang, kekuatan Persipura sedikit berkurang dengan absennya Ruben Sanadi yang dibekap cedera.
Tapi ada satu hal yang menggembirakan. Striker andalan mereka, Boaz Solossa, sudah siap untuk dimainkan secara penuh pada laga tersebut. Sebelumnya, pada awal musim ini Boaz memang menderita cedera dan baru dimainkan saat menghadapi Persiba Balikpapan sekitar 16 menit, 20 Februari lalu.

“Saya sudah siap tampil 2×45 menit. Semua tinggal tergantung dari pelatih saja,” ucap Boaz, pada sesi jumpa pers jelang pertandingan, Senin (24/2).

Kapten tim Persipura itu menegaskan timnya siap untuk menampilkan permainan terbaik pada laga itu. Namun mereka juga tidak akan menganggap remeh tim juara Liga India 2012/13 tersebut. Terlebih, Boaz mengakui dia dan rekan setimnya masih buta dengan kekuatan Churchill.

“Kami ingin mengobati dan menghibur masyarakat Papua yang merasa pesimistis dengan beberapa hasil kami di pertandingan ISL,” ujar pemain berusia 27 tahun itu.

Sementara itu, Jacksen mengungkapkan timnya baru akan mempelajari kekuatan Churchill melalui rekaman pertandingan pada malam ini. Jacksen pun sebagai pelatih sudah memiliki catatan tentang kelemahan maupun kekuatan tim yang dilatih Mariano Dias itu.

“Usai ibadah saya akan putarkan kepada semua pemain dan akan menjelaskan titik-titik kelemahan lawan. Selain Ruben, semua pemain dalam kondisi siap,” tegas mantan pelatih timnas Indonesia ini.(

Berita Bola Indonesia – Piala AFC 2014 Selangor FA VS Arema Cronus 25 Februari 2014! Arema Cronus mengincar poin penuh saat bersua dengan jagoan Malaysia, Selangor FA, di ajang Piala AFC 2014, Selasa (25/2) esok. Singo Edan akan mengusung gaya Malangan untuk mengatasi permainan The Red Giants.

Menilik soal susunan pemain, Suharno kembali tidak bisa memainkan Gustavo Lopez. Gelandang asal Cili itu sebenarnya sudah sembuh dari cedera, tapi harus kembali ke ruang perawatan karena cedera pahanya kembali kambuh. Namun, Suharno nampak sudah menyiapkan strategi tanpa Gustavo. Buktinya, Arema sukses saat menang melawan Sriwijaya FC dan Persita Tangerang, 9 dan 12 Februari lalu.

“Tidak ada perbedaan kualitas, semua pemain punya kesempatan untuk menunjukkan kemampuan yang terbaik,” kata Suharno.

Salah satu hal yang membuat Arema merasa cukup optimistis bisa menang melawan Selangor adalah pengalaman laga internasional saat pramusim. Mereka mampu bermain seri dengan Hamburg SV 2-2, kemudian menjungkalkan Eintracht Frankfrut U-23, DC United, hingga juara liga Australia Central Coast Mariners. Tidak hanya itu, Arema juga mampu mengalahkan PDRM dan Thai Army di Trofeo Persija, Desember lalu.

“Laga di pramusim hanya sebatas pengalaman, tentu Selangor sudah siap dengan strategi yang berbeda. Kami tidak ingin besar kepala karena tampil apik di pramusim. Anggap itu sebagai pengalaman yang manfaatkan kita petik saat berjumpa dengan mereka,” lanjut Suharno.

Satu hal yang membuat Arema sedikit bermasalah untuk membuat antistrategi melawan Selangor adalah tidak ada gambaran secara utuh dari video tentang kekuatan tim yang punya Paulo Rengel sebagai mesin golnya itu. Kalaupun ada itu hanya video potongan pertandingan.

“Kita kesulitan mendapatkan video tentang mereka, namun ini bukan masalah berat. Kita siap menang atas mereka,” imbuh Joko Susilo dilansir Radar Malang.

Data dan Fakta Pertandingan
  • Meski belum pernah bertemu di ajang Internasional. Arema pernah menjamu Selangor di ajang ujicoba pada Januari 2003, saat itu Singo Edan menang dengan skor 2-0 saat laga yang digelar di Stadion Gajayana itu.
  • Meski Andik Vermansyah dijadikan tilik sandi untuk mengetahui kekuatan Arema. Faktanya Andik belum pernah melawan Arema Cronus saat bermain di Indonesia.
  • Di klasemen sementara kompetisi masing-masing. Arema ada di peringkat pertama wilayah barat dengan nilai 15 dari lima kali main. Sementara Selangor ada di posisi empat dengan nilai sembilan dari lima kali main.
  • Laga melawan Arema tidak dilakukan di kandang Selangor FA yaitu Stadion Shah Alam karena sedang direnovasi. Sebagai ganti, Selangor memakai stadion Majlis Perbandaran Selayang yang sejatinya adalah kandang Darby FC.
  • Selangor belum pernah kalah di kandangnya sendiri musim ini. Sementara Arema juga belum pernah kalah jika bermain di luar kandang.
  • Arema harus mewaspadai Paulo Rangel, mantan striker Perak FA ini mencetak enam dari tujuh gol Selangor.

Berita Bola Indonesia – Prediksi Pertandingan Persita VS Arema 13 Februari 2014! Arema Cronus akan menghadapi Persita Tangerang dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League [ISL], dalam aduan yang digelar, Kamis (13/2) petang ini. Arema tetap menargetkan poin penuh, kendati bermain sebagai tamu.

Kedua tim dalam kondisi bagus usai di pertandingan sebelumnya mampu menang atas lawannya masing-masing. Sebagai tamu, Arema tetap mewaspadai kejutan dari Pendekar Cisadane, meski di atas kertas Singo Edan unggul secara materi pemain.

Gak ada yang di atas angin, atau di bawah angin. Kita tetap mewaspadai Persita. Mereka adalah tim yang bagus, dan kita tidak bisa meremehkannya,” kata Suharno.


Suharno menuturkan, dirinya harus mewaspadai kejutan dari Persita, karena jangan sampai pengalaman Gresik United yang kalah 2-3 tidak terulang kepada Arema. Maklum, sebagai lawan, Persita memang sebelumnya kalah dari Persib Bandung dan Pelita Bandung Raya, sehingga tim besutan Arcan Iurie ini akan memaksimalkan setiap laga yang dilangsungkan di rumahnya.

“Mereka punya tipikal sangat ngotot. Salah satu buktinya adalah mereka mampu membalikkan keadaan lawan Gresik United. Tentu, hasil itu bakal menaikkan mental tandingnya, seperti ada energi baru untuk melawan kita,” lanjut Suharno.

Karena itulah, Suharno sudah menyiapkan strategi khusus untuk meredam Persita, misalnya menyiapkan beberapa pemain yang belum dimainkan saat melawan Sriwijaya, sebab, pemain-pemain ini dianggap Suharno punya kondisi stamina yang bagus.

Dari kondisi terbaru, Persita masih terancam tidak bisa memainkan Cristian Carrasco. Pemain asal Chili yang ditarik keluar di menit ke-78 ini masih mengalami masalah di otot paha. Sebuah cedera kambuhan yang sudah ada sejak musim lalu. Karena itu, di lini depan Persita punya pekerjaan rumah mencari pendamping Kenji Adachihara. Nama Sirvi Arfani yang mencetak satu gol saat menumbangkan Gresik United layak menjadi kandidat.

“Sirvi Arfani punya kualitas bagus, dia sudah saya siapkan untuk melawan Arema,” kata Giman Nurjaman, sang asisten pelatih.

Sementara itu, hanya Gustavo Lopez dari Arema yang masih meragukan untuk bisa dimainkan, hal ini tidak lepas dari cedera yang dia terima saat sesi coba lapangan stadion Jakabaring Palembang, Sabtu (8/2). Sementara, 18 anggota Arema yang lain masih bisa dimainkan kendati sudah ada lima pemain yang mengantongi kartu kuning yaitu Juan Revi, Dendi Santoso, Victor Igbonefo, A Bustomi, dan Johan Alfarizi.

Berita Bola Indonesia – Prediksi ISL Sriwijaya FC VS Gresik United 13 Februari 2014! Sriwijaya FC tak ingin kembali keok pada laga kandang keduanya di Indonesia Super League (ISL) 2014 saat menjamu Gresik United, Kamis (13/2), di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang.

Pelatih Sriwijaya FC Subangkit mengatakan, anak asuhnya sudah siap tempur melawan Gresik United. Lancine Kone cs akan memberikan jamuan lebih dibandingkan laga sebelumnya.

Tak terlalu banyak perubahan signifikan yang dilakukan Subangkit menghadapi Gresik United. Anis Nabar, Siswanto, dan Frank Ongfiang akan menemani pemain asal Pantai Gading itu untuk mengobrak-abrik pertahanan Gresik United.

Mantan pelatih Persiwa ini hanya meminta pemain untuk mau lebih bekerja keras dengan terus bermain ngotot sampai pertandingan usai. Pemain juga harus bermain lebih solid, dan meningkatkan kerjasama.

“Kerjasama tim memang harus lebih baik lagi lawan Gresik. Bila anak-anak bisa bermain kolektif, maka tentu akan lebih baik,” ungkapnya.

Subangkit menilai Gresik United mempunyai materi pemain yang sangat baik. Tiga pemain depannya juga sangat berbahaya, Ndaye Pape, Matsunaga dan Reza Ardiansyah. Reza Ardiansyah mampu menjadi pemain tersubur dari tim besutan Agus Yuwono ini dengan mengemas tiga gol.

“Kita hanya perlu melakukan presing ketat kepada siapa saja pemain yang dianggap membahayakan, jadi jangan terpaku pada dua atau tiga pemain saja. Mereka pasti ingin mencuri poin, dan kita ingin mengamankan tiga poin. Kita harus tampil lebih baik lagi dibandingkan lawan Arema,” ungkapnya.

Kelemahan-kelamahan saat melawan Arema telah ditutupi, khususnya pertarungan di lini tengah. Namun pelatih asal Pasuruan ini tak mau mengungkap sentuhan yang diberikannya. Subangkit ingin memberikan kejutan saat melawan Gresik United, dan tak ingin strategi yang dilakukannya dapat tercium tim lawan.

Di lain sisi, Agus mengatakan, meski Sriwijaya FC bermaterikan wajah baru, tim itu sebenarnya telah dihuni pemain berpengalaman, dan kualitasnya sudah tak diragukan lagi, seperti Siswanto, Lancine Kone, Erol Iba, Ongfiang, dan pemain lainya.

Ditambah lagi serangan yang mungkin datang dari sisi kiri, dan kanan lapangan. Siswanto yang merupakan eks Gresik United dan Anis Nabar eks anak asuhnya saat di Persidafon musim lalu menjadi ancaman Gresik.

“Semua pemain Sriwijaya FC berbahaya. Apalagi Ongfiang dan Kone, mereka ini dua pemain asing yang harus diwaspadai. Kita harus kawal ketat kedua pemain ini kalau pun tidak kehilangan poin, ini sudah cukup buat kita,” tutur Agus.