Berita Bola Indonesia – Hasil pertandingan Arema Indonesia VS Persib Bandung, 31 Mei 2013 berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Arema. Arema Indonesia sukses menumbangkan Persib dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) lewat skor 1-0, Jumat (31/5/2013). Gol kemenangan Singo Edan dipersembahkan oleh Christian Gonzales.

Dengan kemenangan ini, Arema semakin mantap di posisi kedua klasemen sementara ISL dengan torehan 45 poin dari 22 laga. Sementara itu, Persib berada di posisi keempat dengan 41 poin dari 21 laga yang telah dilakoninya.

Jalannya Pertandingan
Babak Pertama:
Duel tim papan atas di kompetisi ISL tersaji Stadion Kanjuruhan. Arema langsung tampil menekan ke daerah pertahanan Persib sejak menit awal babak pertama. Dominasi permainan Arema cukup mengepung pertahanan Maung Bandung.

Memasuki menit ke-10, Persib mencoba bangkit dengan melesatkan serangan cepat ke Arema lewat Hariono. Sayang, umpan bola Hariono yang diterima oleh Hilton langsung diamankan oleh Hasim Kipuw.

Giliran Hariono yang mencoba berspekulasi pada menit ke-17 usai menerima umpan dari Ridwan, tapi sepakannya masih melambung tinggi di atas gawang Arema yang dikawal oleh Kurnia Meiga. Arema kembali mencoba lakukan serangan.

Pada menit ke-24, usaha pengamanan bek Persib kembali berujung dengan pelanggaran. Kali ini giliran Abanda Herman yang menjatuhkan Christian Gonzales, wasit pun menghadiahi tendangan bebas untuk Arema.

Memasuki menit-menit akhir babak pertama, Arema masih mencoba menekan lini belakang Persib yang sejauh ini masih tampil cukup disiplin. Menit ke-37, Greg melepaskan sepakan langsung usai mendapatkan ruang tembak, tapi masih jauh dari sasaran.

Arema kembali mendapat tendangan bebas pada menit ke-41, Kipuw yang mengambil sepakan tersebut masih gagal mengonversinya menjadi gol. Laga pun terpaksa berakhir imbang tanpa gol pada babak pertama.

Babak Kedua:
Memasuki babak kedua, Persib mencoba memberikan ancaman ke Arema lewat Serginho Van Djik. Akan tetapi, bola hasil umpan Ridwan tersebut gagal dikonversi menjadi gol oleh Van Djik pada menit ke-52.

Pada menit ke-83, kiper Kurnia Meiga berhasil melakukan penyelamatan gemilang. Meiga yang juga kiper Timnas Indonesia tersebut sukses menahan bola hasil sepakan kaki kiri Van Dijk.

Gol-gol yang ditunggu oleh publik Kanjuruhan pun tercipta pada menit ke-87, lewat Christian Gonzales. Gonzales yang juga adalah mantan Persib ini berhasil memanfaatkan sudut sempit di sisi kiri gawang Persib, setelah sebelumnya lolos dari hadangan Abanda Herman.

Bola sepakan El Loco pun gagal ditaklukkan oleh kiper I Made Irawan, dan membuat Arema unggul 1-0 atas Persib Bandung. Memasuki menit-menit akhir, laga berjalan menjadi keras.

Persib yang ngotot menyamakan kedudukan, malah harus kehilangan Firman Utina pada menit ke-90 karena terkena kartu merah usai melakukan pelanggaran keras terhadap Egi. Hingga tambahan waktu tiga menit, tak ada lagi gol yang tercipta dan skor 1-0 bagi kemenangan Arema bertahan hingga laga usai.

Susunan Pemain:
Arema: Meiga, Kipuw, Igboneffo, Ghatuessy, Benny, Egi, Hendro, Greg, Kayamba, Sunarto, Gonzales
cadangan: Made, Munhar, Purwaka, Sukadana, Dendi, Dedi, Beto

Persib: Made, Abanda, Naser, Supardi, Toni, Hariono, Asri, Ridwan, Firman, Hilton, Sergio
cadangan: Shahar, Aang, Jajang, Mbida, Atep, Kenji, Airlangga

Berita Bola Indonesia – Hasil Pertandingan PSIM Yogyakarta VS PPSM Sakti Magelang berakhir dengan skor 4-1, Divisi Utama Liga Indonesia 2013. Ambisi PSIM Yogyakarta meraih poin sempurna terwujud usal menaklukkan tuan rumah PPSM Sakti Magelang dalam lanjutan Divisi Utama Liga Indonesia (Liga) di Stadion Madya Magelang, tadi sore (29/5/2013). Laskar Mataram menggulung tim Macan Tidar dengan skor telak, 4-1.

Empat gol PSIM Yogyakarta masing-masing dicetak oleh Agung Suprayogi menit ke-45, Seto Nurdiantoro menit ke -78 dan dua gol dicetak sang kapten Nova Zaenal menit ke-85 dan 90. Sedangkan gol semata wayang tuan rumah dicetak oleh M. Arifin pada menit ke-88.

Atas kemenangan ini, PSIM tetap membuka peluang melenggang ke babak 12 besar. Sedangkan bagi tim asal Kota Magelang, kekalahan ini semakin menenggelamkannya ke dasar klasemen Grup 5.

Sejak menit pertama, PPSM yang tampil di kandang sendiri langsung berinisiatif melakukan serangan. Agresivitas tim besutan Ari Mustiantoro sempat merepotkan barisan pertahanan PSIM yang digalang Eko Pujiyanto dkk. Laga baru berjalan 4 menit, tuan rumah hampir memimpin lewat aksi yang dilakukan Ahmad Mustopa. Namun, tendangannya masih membentur mistar gawang PSIM yang dijaga Onni Kurniawan.

PSIM pelan tapi pasti mulai menemukan ritme permainan. Umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki mulai diperagakan tim besutan Maman Durachman ini. Permainan yang taktis ini sempat merepotkan lini belakang PPSM Sakti.

Di penghujung laga, penetrasi PSIM dari rusuk kanan pertahanan lawan membuat pemain belakang tuan rumah kalang kabut. Sontekan bola yang disodorkan gelandang PSIM Wawan Sucahyo dihentikan dengan sengaja dengan tangan di kotak penalti. Wasit M. Agus yang memimpin laga pun langsung memberikan hadiah penalti untuk tim kebanggaan Kota Yogyakarta.

Striker Agung Suprayogi yang ditunjuk sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya. Tendangan dari titik putih mampu menggetarkan gawang PPSM Sakti yang dijaga Johanes Charles. PSIM unggul 1-0 di babak pertama.

Memasuki babak kedua, ritme permainan relatif lebih lamban dibanding babak pertama. PPSM yang tertinggal sepertinya tidak secepat membangun serangan seperti babak sebelumnya. Sebaliknya, bagi PSIM semakin percaya diri mengontrol permainan. Serangan yang dibangun tim yang berkandang di Stadion Mandala Krida Yogyakarta ini lebih variatif.

Sejumlah peluang diciptakan PSIM namun hingga 30 menit pada babak kedua belum membuahkan gol. Tim yang juga memiliki julukan Parang Biru ini baru bisa menggandakan keunggulan pada menit ke-78 lewat kaki Seto Nurdiantoro setelah menerima umpan matang dari Agung Suprayogi.

Tak lama berselang, pesta Brajamusti dan The Maident (julukan suporter
PSIM) yang lebih mendominasi seisi stadion, kembali terjadi. Kali ini Nova Zaenal yang menceploskan si kulit bundar ke gawang PPSM usai menerima umpan dari Supri Ardianto pada menit ke-85. PPSM berhasil mengejar defisit gol 3 menit berselang oleh M. Arifin.

Namun, di penghujung laga, lagi-lagi suporter PSIM kembali bergemuruh setelah Nova Zaenal kembali menyarangkan bola pada menit ke-90+3. Gol kedua Nova dari umpan Joni Sukirto ini menjadi penutup laga dengan kedudukan akhir 4-1 untuk keunggulan PSIM.

Pelatih PSIM Maman Durachaman mengaku puas atas kemenangan di laga krusial ini. “Permainan yang bagus. Kemenangan ini membuka peluang lolos ke babak berikutnya. Setidaknya kemenangan ini menjadi modal penting menjelang lawatan ke Jawa Timur menantang tuan rumah Madiun Putra dan Persik Kediri,” katanya usai laga, Rabu (29/5/2013).

Sementara Pelatih PPSM Sakti Ari Mustiantoro mengakui tim besutannya kalah kelas dibanding PSIM. Dia juga meminta maaf kepada publik Kota Magelang yang kembali gagal meraup poin penuh di kandang sendiri.

“Anak-anak sudah bermain maksimal dan memberikan yang terbaik untuk tim ini. Tapi skor akhir kami tetap kalah,” ungkapnya.

Berita Bola Indonesia – Hasil pertandingan Divisi Utama LPIS 2013, Persis Solo VS Persekap Pasuruan berakhir dengan skor 3-0. Persis Solo versi LPIS tampil trengginas kala menjamu Persekap Pasuruan dalam lanjutan Divisi Utama LPIS di Stadion Manahan Solo, tadi sore 29 Mei 2013. Tim Laskar Sambernyawa menang telak 3-0 atas tim pemuncak klasemen Grup 2 tersebut.

Ketiga gol tim kebanggaan publik Kota Solo semuanya dicetak pada babak pertama, masing-masing oleh Hendri Aprilianto pada menit ke-4 dan ke-8 serta Ferry Anto pada menit ke-43.

Kemenangan ini terbilang luar biasa. Persis LPIS baru menjalani latihan dua hari sebelum kick off karena ‘mogok’ gajinya belum dibayarkan secara penuh. Selain itu, kemenangan ini menjadi pemecah rekor Persekap yang belum tersentuh kekalahan. Kemenangan ini juga membuat tim besutan Widyantoro tetap bertengger di papan atas sekaligus membuat persaingan di Grup 2 ini semakin sengit.

Sejak babak pertama dimulai, Persis LPIS yang tampil di depan ribuan pendukung setianya, Pasoepati langsung tampil menyerang. Pertahanan tim besutan Rudy William Keltjes terkurung. Laga baru berjalan empat menit, Pasoepati yang memadati stadion langsung bergemuruh menyambut gol yang dicetak Hendri Aprilianto.

Suka cita Pasoepati kembali membuncah empat menit berselang. Lagi-lagi pemain yang juga anggota TNI aktif ini yang menceploskan bola ke gawang Persekap. Dalam tempo delapan menit, Persis LPIS sudah unggul 2-0.

Meski berada di atas angin, tim yang berdiri sejak 1923 tetap tampil ngotot. Sejumlah peluang berhasil diciptakan untuk memperbesar keunggulan. Namun, hujan deras yang mulai mengguyur membuat strategi yang diterapkan pelatih kurang berjalan maksimal. Wasit Sarifudin yang memimpin laga ini terpaksa harus menghentikan laga karena hujan.

Setelah berkomunikasi dengan kedua ofisial, laga kembali dilanjutkan. Dengan kondisi tanah yang basah, Persis LPIS tetap berusaha keras untuk mencetak gol. Hasilnya tidak sia-sia. Dua menit sebelum waktu normal berakhir, Laskar Sambernyawa kembali menambah gol lewat aksi Ferry Anto. Kedudukan 3-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persekap mulai bangkit. Tim asal Pasuruan ini mulai berani bermain terbuka. Serangan yang dibangun juga lebih variatif dibanding babak sebelumnya. Di sisi lain, Persis LPIS tetap memperagakan permainan cantik dari kaki ke kaki yang selama ini menjadi salah satu ciri khasnya.

Jual beli serangan dilakukan kedua tim. Sayangnya peluang yang diciptakan kedua tim gagal membuahkan gol. Menjelang 15 menit sebelum bubaran, Persis LPIS mulai menurunkan ritme permainan. Sesekali melakukan serangan balik dari kedua sayapnya. Hal ini membuat Persekap lebih leluasa membangun serangan. Sayangnya sampai wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga, tidak ada gol tambahan. Persis LPIS tetap unggul dengan skor 3-0.

Pelatih Persis LPIS Widyantoro mengaku puas dengan performa anak asuhnya. Kemenangan yang diraih ini merupakan kerja keras dan perjuangan punggawa Persis LPIS. “Pemain sudah menjalankan instruksi dan berjuang dengan sekuat tenaga. Tim ini berhak memenangi pertandingan ini,” katanya usai laga, Rabu (29/5/2013).

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada suporter Pasoepati yang tetap setia memberikan dukungan di tengah kondisi finansial tim yang sedang terpuruk. “Dukungan Pasoepati sangat luar biasa. Kami ucapkan terima kasih untuk dukungan yang sudah diberikan,” imbuhnya.

Sementara Pelatih Persekap Rudy William Keltjes mengaku tidak puas atas kekalahan yang dideritanya. Faktor cuaca berupa hujan yang membuat permainan anak asuhnya tidak berkembang. “Mungkin hasilnya akan lain jika cuacanya mendukung,” ujar dia.

Berita Bola Indonesia – Duel dua tim asal Jawa Timur, Persela Lamongan dan Arema Cronous berakhir antiklimaks. Kedua tim harus puas bermain imbang 0-0 dalam laga keras yang diwarnai dua kartu merah. Tandang ke Stadion Surajaya, Rabu (22/5) petang WIB, Arema mendapat perlawanan sengit dari Persela. Bahkan, dalam 10 menit pertama anak-anak asuh Rahmad Darmawan banyak ditekan.

Persela yang mengandalkan Samsul Arif sebagai ujung tombak membuka peluang pada menit ke-5. Sayang, tendangan Samsul masih terlalu lemah sehingga mudah diantisipasi Kurnia Meiga.

Tiga menit berselang, giliran Gustavo Lopez yang punya peluang emas. Gelandang asal Argentina melepas tendangan bebas yang sayangnya hanya membentur tiang gawang.

Arema yang dipaksa main bertahan, kembali menerima ancaman. Kali ini lewat Mario Costas. Namun, Meiga tampil brilian dengan menepis tendangan keras striker Argentina tersebut.

Secara keseluruhan, Arema terlihat kesulitan membongkar rapatnya pertahanan Persela yang bermain solid. Beberapa kali upaya yang dibangun Greg Nwokolo, Christian ‘El Loco’ Gonzales dan Keith Kayamba Gumbs berhasil diredam pemain belakang Persela. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Arema mulai tampil lebih menyerang. Peluang pertama didapat Greg pada menit ke-50. Merangsek ke kotak penalti dengan kawalan Roman Golian, striker naturalisasi Timnas Indonesia ini bisa melepaskan tembakan, sayang masih bisa digagalkan Choirul Huda.

Tensi pertandingan meningkat memasuki pertengahan babak kedua. Ketidakmampuan membobol gawang lawan, membuat pemain Arema dan Persela bermain cukup keras.

Imbasnya, Persela harus bermain dengan 10 pemain, menyusul kartu merah langsung yang diterima Djayusman Triasdi. Mantan bek Persisam ini tertangkap kamera dengan sengaja menahan laju bola dengan tangannya.

Unggul jumlah pemain, Arema makin ngotot melancarkan tekanan, demi bisa meraih kemenangan dan menggusur Persib Bandung dari posisi dua klasemen. Namun, alih-alih mencetak gol, Skuad Singo Edan juga harus kehilangan satu pemainnya.

Bek andalan yang juga punggawa Timnas Indonesia, Victor Igbonefo menerima kartu kuning kedua pada masa injury time, akibat melakukan pelanggaran keras terhadap Costas di luar kotak penalti. Gustavo Lopez yang mengambil tendangan bebas terakhir, juga gagal menjaringkan bola ke gawang. Skor 0-0 bertahan hingga laga usai.

Dengan hasil ini, Arema gagal menyalip Persib di posisi dua. Namun, tambahan satu angka membuat anak asuh Rahmad Darmawan naik satu strip menggusur Sriwijaya FC di posisi tiga. Dengan koleksi poin sama, 39, Arema berhak berada di atas SFC karena unggul selisih gol. Sementara Persela juga naik satu strip ke posisi 10 dengan koleksi 23 poin (sama dengan poin Persiwa Wamena).

Line up pemain:
Persela: Choirul Huda, Taufiq, Golian, Djayusman, Syaiful, Jimmy, Lopez, Dhanu, Zainal, Costas, Arif

Arema: Meiga, Thierry, Munhar, Igbonefo, Kipuw, Gumbs, Hendro, Dedi, Sunarto, Greg, Gonzales

Berita Bola Indonesia – Hasil ISL 2013 Gresik United VS Persipura 0-1. Persipura Jayapura makin kokoh di puncak klasemen Indonesia Super League (ISL) musim ini usai memetik hasil positif di laga ke-19. Tim ‘Mutiara Hitam’ menang tipis 1-0 di kandang Gresik United.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Petrokimia, Gresik, Minggu (19/5/2013) malam WIB, gol tunggal dari Bio Paulin Pierre di menit 13 menjadi penentu kemenangan Persipura.

Meneruskan umpan silang datar dari Boaz Solossa, Bio Paulin mampu mengirim bola masuk ke dalam gawang yang dikawal oleh Hery Prasetya.

Di menit 39, Sasa Zecevic berhasil mencetak gol balasan untuk Laskar Joko Samudro. Tapi, gol itu dianulir karena wasit Okky Dwi Putra menilai dia sengaja menghentikan bola dengan tangan.

Di paruh kedua laga Persipura harus bermain dengan 10 orang pemain usai ruben Sanadi mendapatkan kartu kuning kedua setelah melanggar Diogo Santos pada menit 83.

Tidak ada lagi gol tambahan tercipta kendati kedua tim sama-sama menciptakan sejumlah peluang. Pertandingan pun berakhir dengan skor 1-0.

Sementara Gersik United ada di posisi 12 klasemen dengan kumpulan 22 angka.