Berita Bola Indonesia – Perkelahian Jacksen F Tiago VS Greg Nwokolo, apa penyebabnya? Kapten tim Persebaya Surabaya Greg Nwokolo mengungkapkan alasannya marah kepada pelatih Persipura Jayapura Jacksen F Tiago di sesi jumpa wartawan usai pertandingan yang dimenangi Mutiaran Hitam dengan skor 2-1 di Stadion Mandala kemarin.

Seperti diketahui, Greg dan Jacksen sempat bersitegang saat sesi jumpa wartawan usai laga. Baik Greg dan Jacksen terlibat cekcok mulut, karena pemain naturalisasi ini merasa marahh dengan pelatih Persipura itu yang memegang kepalanya.

“Saya tidak ada masalah pribadi sama coach Jacksen. Selama di timnas, saya kami tidak ada masalah sama sekali,” tegas Greg kepada Goal Indonesia.

“Yang membuat saya marah adalah tanganya coach kena kepala saya. Itu sakit sekali. Saya tanya ke dia: ‘hey coach kenapa kamu pukul saya?’. Tapi coach tidak jelaskan, makanya saya marah.”

Tapi saya bersyukur, karena meski coach marah, dia tidak pukul saya. Jadi saya tidak perlu minta maaf sama coach, seharusnya coach yang harus minta maaf, karena coach yang marah kepada saya.”

Greg pun menyayangkan sikap emosional Jacksen yang dinilai seharusnya bisa memberikan contoh baik. Kendati demikian, Greg tak mau memperpanjang permasalahan ini.

“Kalau menurut saya seorang pelatih tidak boleh seperti itu. Apalagi saya kan pemain tim tamu yang ada di Jayapura. Seharusnya kalau ada masalah di lapangan, saya rasa itu sudah selesai saat pertandingan berakhir. Jadi seorang pelatih tidak boleh begitu,” tutur Greg.

“Kalau seandainya coach tidak mau minta maaf sama saya, ya tidak apa-apa, saya ikhlas. Sekali lagi, saya tidak ada masalah pribadi sama coach Jacksen.”

“Sekali lagi saya minta maaf atas kejadian ini yang terjadi di depan semua teman-teman wartawan. Saya tidak ada masalah.”

Sedangkan, terkait insiden itu, Jacksen memberikan versi berbeda. Mantan pelatih Persitara Jakarta Utara itu terjatuh saat hendak keluar dari ruangan jumpa pers. Ketika terjatuh dia berusaha memegang apapun sebagai tumpuan hingga memegang kepala Greg. “Saya benar-benar tidak sengaja,” katanya.

Berita Bola Indonesia – Pertandingan ISL 2014 antara Gresik United VS Pelita Bandung Raya diundur menjadi 23 April 2014. Pelatih Pelita Bandung Raya (PBR), Dejan Antonic, mengaku keberatan dengan pengunduran jadwal melawan Gresik United dari 13 April ke 23 April mendatang. Dejan menilai pengunduran jadwal tersebut cukup memberatkan dan merugikan timnya.

“Keputusan itu kurang fair bagi PBR. Jika pertandingan lawan Gresik United dipaksakan pada 23 April, kami akan menjalani tiga pertandingan sekaligus dalam sembilan hari. Kami khawatir pemain akan kelelahan,bahkan lebih parah bisa mengakibatkan cedera,” ujar Dejan, dikutip dari official site PBR.

Apalagi, dua dari tiga lawan yang akan dihadapi merupakan tim papan atas, yaitu Arema Cronous dan Persib Bandung. Bambang Pamungkas dkk akan dijamu Arema di Malang, 19 April dan derbi Kota Kembang melawan Persib dihelat pada 27 April.

Dejan berharap PT Liga Indonesia bisa melakukan penjadwalan ulang laga tandang dengan Gresik United. Menurut pelatih asal Serbia ini, lebih baik jika laga diundur ke Mei atau Juni.

“Jangan lupa, Gresik baru lima pertandingan, sementara kita sudah tujuh. Kenapa kita dipaksa main? Tolong, kita cuma mau fairplay,” tutur Dejan.
PBR pantas mempersoalkan jadwal yang terbilang cukup padat tersebut. Pasalnya, skuat The Boys Are Back, kini sedang berada di papan atas. Perubahan jadwal tersebut bisa saja menggusur PBR dari papan atas karena harus bertanding dengan tiga tim yang cukup berat dalam kurun waktu sembilan hari.

Berita Bola Indonesia – Pertandingan persabatan antara Persib Bandung VS Ajax Amsterdam, 14 Mei 2014 di Stadion Si Jalak Harupat. Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, menyebutkan skuat Maung Bandung akan melakoni beberapa laga uji coba internasional pada bulan Mei 2014 ini. Salah satunya, melawan tim asal Belanda, Ajax Amsterdam.

“Ya, rencananya antara tanggal 14 Mei. Saya juga masih menunggu kabar (dari manajemen Ajax), apa main di Bandung atau kami  yang kesana (Belanda),” ujar Umuh melalui ponselnya, Senin (14/4/2014).

Meski begitu, Umuh mengatakan pihaknya masih menunggu tindak lanjut dari promotor penyelenggara laga uji coba tersebut. Pasalnya, hingga kini Umuh belum menerima surat resminya. “Masih belum ada surat masuk ke PT PBB dari promotor manapun untuk laga itu,” kata Umuh.

Laga uji coba internasional itu, tidak hanya melawan Ajax Amsterdam. Namun, di bulan Juni, Persib juga diagendakan melawan tim asal Jepang, Gamba Osaka.

Perwakilan dari tim asal negeri matahari itu pun, sudah mengecek kondisi kelayakan Stadion Si Jalak Harupat yang akan dijadikan venue pertandingan tersebut. Satu lagi klub yang akan melawan Persib, kata Umuh, yaitu diagendakan melawan klub asal Thailand.

“Selain Gamba Osaka dan Ajax, ada satu lagi klub Thailand. Kita lihat saja nanti, selama tidak menggangu jadwal pertandingan di kompetisi saja,” katanya.

Sebelumnya, tersiar kabar klub asal Belanda tersebut akan mengunjungi Indonesia pada Mei mendatang dengan diundang promotor Ninesports. Di Indonesia, Ajax diagendakan akan melawan Persija Jakarta dan Persib Bandung.

Berita Bola Indonesia – Laga persahabatan antara Persija Jakarta VS Ajax Amsterdam 11 Mei 2014. Raksasa Eropa Ajax Amsterdam akan menyambangi Indonesia bulan depan. Klub Belanda itu akan melakoni dua pertandingan, salah satunya melawan klub ibukota, Persija Jakarta.

Laga Macan Kemayoran vs Ajax akan diadakan pada Minggu 11 Mei 2014. Laga ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Ini bukan pertama kalinya Ajax ke Indonesia. Pada 1975, Ajax juga mampir ke tanah air. Di tahun itu, Ajax melakukan dua laga uji coba dengan menghadapi Persija Jakarta dan PSSI Wilayah 1 di Medan.

Untuk kali ini, kedatangan Ajax dipromotori Nine Sport. “NEWS: Persija Jakarta vs Ajax Amsterdam @AFCAjax_Indo | Minggu, 11 Mei 2014 | Gelora Bung Karno | Info tiket: @NineSportInc @indotix,” tulis Twitter resmi Persija Jakarta.

Selain Persija, sebenarnya masih ada satu lawan lagi yang akan dihadapi De Amsterdammers di Bandung. Namun, lawan tersebut belum bisa dipastikan.

Bagi Persija sendiri, laga melawan Ajax menjadi pengganti kegagalan tim Macan Kemayoran menghadapi salah satu klub raksasa Jepang, Gamba Osaka.

Berita Bola Indonesia – Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, tidak mengizinkan penggunaan Stadion Patriot untuk pertandingan laga kandang perdana Persipasi melawan Persikab Kabupaten Bandung yang akan digelar Selasa (15/4/2014).

Menurut Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, izin penggunaan stadion tidak bisa dikeluarkan karena banyak ketentuan yang harus diikuti prosedurnya. “Salah satunya saran dari kepolisian yang menilai kondisi stadion belum layak untuk dipakai,” kata Rahmat Effendi.

Ditambahkan Walikota, Kepala Polresta Bekasi Kota, Kombes Pol Priyo Widiyanto, saat audiensi bersama perwakilan ofisial Persipasi, Senin 14 April kemarin, menyatakan, kondisi bangunan baru selesai 60 persen, sehingga rawan memicu gangguan kemanan.

“Kalau aturannya dilanggar, ada konsekuensi hukum yang harus dihadapi. Sebagai tim profesional, Persipasi semestinya juga bersikap profesional, jangan semata berorientasi profit,” ujar Rahmat.

Dikatakan Rahmat, Stadion Patriot Bekasi di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, saat ini belum memiliki payung hukum dalam hal pengelolaannya. “Saat ini pengelolaan sementara masih menjadi tanggung jawab Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya, dan Pariwisata (Disporabudpar),” katanya.

Selain itu, fasilitas stadion saat ini belum lengkap 100 persen, seperti tidak adanya lahan parkir, bangunan stadion yang belum tertutup sempurna, dan lainnya karena masih ada pembangunan tahap II berikutnya.

Sementara itu, Sekjen Persipasi Kota Bekasi, Sarkeh Chandra, menyayangkan sikap Pemkot Bekasi yang terkesan tidak peduli terhadap dunia olahraga. “Buat apa bangun stadion bagus-bagus tapi tidak dipakai,” katanya.

Pihaknya mengaku telah menyebar undangan kepada penonton terkait pertandingan tersebut melalui media sosial dan juga koran lokal setempat. “Persiapan kami sudah sangat matang,” pungkasnya.